Surakarta – Untuk meningkatkan kapasitas Kader Kesehatan Aisyiyah serta sekaligus melaksanakan program Divisi Penguatan dan Civil Society, LPPA Surakarta dan Majelis Kesehatan bekerjasama dengan Universitas Aisyiyah dalam sebuah kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat. Kegiatan yang dilaksanakan pada Hari Sabtu tanggal 26 Juli 2025 di Gedung Aisyiyah Surakarta ini mengambil tema “Integrasi Kesehatan Mental dan Pemberdayaan Ekonomi: Peran Organisasi Sipil Dalam Membangun Keluarga Sehat dan Mandiri bagi Kader Kesehatan”. Acara ini dihadiri oleh LPPA, Majelis Kesehatan PDA, Pimpinan Majelis Kesehatan Cabang dan Ranting Aisyiyah se Kota Surakarta dengan Narasumber Dosen Universitas Aisyiyah Surakarta.
Dalam Sambutannya, Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Surakarta yang di wakili oleh Ibu Hj.Hartini selaku Wakil Ketua PDA Surakarta menyampaikan bahwa perlunya monitoring dan evaluasi sebuah kegiatan untuk menilai kegiatan dapat dilanjutkan kembali atau dikembangkan pada tahun yang akan datang. Sementara Ketua Majelis Kesehatan Hj. Nurhayati Suryono mengatakan sebagai Kader Aisyiyah harus senantiasa menambah wawasan, dan keahlian atau skill dalam mendukung aktifitas sebagai seorang kader, karena kader adalah ujung tombak perjuangan Aisyiyah dalam mewujudkan tujuan Aisyiyah yaitu masyarakat Islam yang sebenar-benarnya melalui pemberdayaan dan peningkatan kualitas hidup perempuan.
Narasumber pertama Endang Sri Wahyuni,SST,M.Keb menyampaikan materi melalui video karena sedang menjalankan ibadah Umroh. Dalam Materi yang berjudul Meningkatkan kemampuan Suppport System Kesehatan Mental Ibu Hamil, narasumber menyampaikan masa kehamilan adalah masa yang sangat penting dan sensitif bagi perempuan. Perubahan hormon, tekanan sosial dan kecemasan dapat mempengaruhi proses persalinan dan kesehatan ibu hamil. Karena itu penting adanya dukungan dari keluarga, masyarakat dan kader kesehatan. Narasumber kedua Aulia Uswatun Khasanah, SE., MM, menyampaikan Materi peningkatan ekonomi keluarga. Dalam paparannya dijelaskan berbagai peran yang dapat dilakukan perempuan dalam meningkatkan perekonomian keluarga, apalagi saat ini dengan bantuan tehnologi perempuan tidak harus keluarga rumah untuk memasarkan produknya. Beberapa peluang yang dapat dilakukan perempuan untuk meningkatkan pendapatan antara lain jasa berbasis keahlian, penjualan produk orang lain serta digital marketing affiliate. Di akhir acara Universitas Aisyiyah Surakarta memberikan bantuan alat kesehatan berupa alat pengukur tensi dan pengukuran berat badan yang diterima oleh Hj. Nurhayati Suyono, ketua Majelis Kesehatan PDA Surakarta.
Views: 13